Parah!!! Pembangunan Kopdeskel Merah Putih di Langkat Diduga Curi Tegangan Arus Listrik

Jumat, 27 Februari 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kopdeskel Merah Putih di Desa Baru Pasar VIII yang diduga mencuri tengangan arus listruk PLN.

Kopdeskel Merah Putih di Desa Baru Pasar VIII yang diduga mencuri tengangan arus listruk PLN.

Langkat – Pembangunan gerai Koperasi Desa/Kelurahan (KOPDESKEL) Merah Putih terus digenjot. Di Kabupaten Langkat, setiap desa/keluarahan pun berlomba merampungkan konstruksinya. Ironisnya, dari seluruh proses pengerjaannya, diduga mencuri tegangan arus listrik PLN.

Seperti pembangunan Kopdeskel Desa Baru Pasar VIII, Kecamatan Hinai yang secara terang-terangan mencuri tegangan arus listrik. Dimana, kabel PLN langsung disambungkan dari tiang listrik ke gerai tersebut tanpa adanya KWH meter.

Tak hanya di Desa Baru Pasar VIII, di beberapa desa dan kelurahan di Kecamatan Hinai juga menerapkan hal yang sama. Termasuk juga di Kecamatan Stabat, Secanggang dan beberapa kecamatan lainnya.

Transparan dan Akuntabel

“Arus listrik digunakan untuk mesin pemotong besi beripa gerinda tangan dan mesin las listrik. Infrastrukturnya kan sebahagian menggunakan konstruksi baja,” beber warga sekitar yang enggan identitasnya ditulis, Kamis (26/2/2026) sore.

Selain itu, pengerjaan gerai-gerai tersebut juga terkesan tidak profesional. Papan informasi terkait jumlah anggaran, tidak ada terpampang di lokasi proyek. Mengingat, biaya dari pembangunannya bersumber dari APBN yang semestinya dikelola dengan transparan dan akuntabel.

“Namanya menggunakan uang ‘plat merah’ ya harus terbuka lah. Suapya masyarakat juga bisa mengetahui dan mengawasinya. Jangan suka-suka. Inikan seperti cara-cara mafia,” ketus warga dengan nada kesal.

Di areal pembangunan Kopdeskel Desa Baru Pasar VIII, tidak ditemui pengawas proyek. Pekerja konstruksi di sana, mengaku penanggungjawab pekerjaan tersebut sedang tidak berada di lokasi. (Ahmad)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

NasDem : Hentikan Sikap Arogansi Gubernur Sumut
SPBU Wampu Tegaskan Tolak Spekulan BBM
SPMT Dipungut Biaya, Ratusan PPPK Paruh Waktu Dinkes Langkat Menjerit
Tanpa SLHS dan IPAL, BGN Hentikan Operasional SPPG di Langkat
Bau Busuk!!! Warga Keluhkan Limbah SPPG Pantai Gemi Stabat
Aktivitas Penyulingan Kondensat Ilegal di Wilkum Polres Langkat Terkesan Kebal Hukum
Bertahun Beroperasi, Galian C Diduga Ilegal Tetap Eksis di Wampu
Masyarakat Langkat Dukung Polri Berada Langsung di Bawah Presiden

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 12:25

NasDem : Hentikan Sikap Arogansi Gubernur Sumut

Kamis, 12 Maret 2026 - 20:23

SPBU Wampu Tegaskan Tolak Spekulan BBM

Kamis, 12 Maret 2026 - 10:03

SPMT Dipungut Biaya, Ratusan PPPK Paruh Waktu Dinkes Langkat Menjerit

Senin, 9 Maret 2026 - 09:18

Tanpa SLHS dan IPAL, BGN Hentikan Operasional SPPG di Langkat

Jumat, 27 Februari 2026 - 14:12

Parah!!! Pembangunan Kopdeskel Merah Putih di Langkat Diduga Curi Tegangan Arus Listrik

Berita Terbaru

Gubernur Sumut Bobby Nasution VS PImpinan DPRD Sumut Ricky Anthony.

Headline

NasDem : Hentikan Sikap Arogansi Gubernur Sumut

Senin, 27 Jul 2026 - 12:25